Senin, 16 Januari 2012

Tugas Penelitian BAB I

( Dosen Pengampu : Drs. Hadi Ismanto, M.Si. )


“Kepuasan Penonton Dalam Menonton Acara Hitam Putih Trans 7”
(Uses and Gratification)


BAB I
PENDAHULUAN

A.    Latar Belakang
       Seiring dengan banyaknya bermunculan program acara Ligth Entertainment atau hiburan ringan seperti halnya bukan empat mata, ceriwis, beauty and aziz di stasiun televisi Trans 7 dan stasiun televisi lainnya yang setiap harinya selalu mengusung tema-tema  yang berbeda. Sehingga peneliti merasa sangat tertarik untuk menulis skripsi dengan tema “kepuasan penonton dalam menonton program acara Hitam Putih” dengan alasan bahwa selain terdapat  hal yang menarik yaitu pembawa acaranya yang juga sebagai seorang pesulap terkenal dapat membawakan acara yang dikemas dalam suasana yang sedikit seram diselingi dengan sulap dan canda yang variatif dan menghibur.
Bagi Trans 7, kehadiran program acara Hitam Putih di tengah-tengah masyarakat ini diharapkan dapat menjadi salah satu rujukan bagi khalayak yang menyaksikan, dalam rangka mengetahui lebih dalam sosok artis yang dihadirkan sebagai bintang tamu dalam program acara. Berkaitan dengan hal tersebut, seperti yang dikatakan oleh Davidson bahwa pada dasarnya khalayak adalah organisme yang aktif mengorganisasikan stimuli dan menuntut sesuatu dari komunikasi yang menerpa mereka, bukan sekadar penerima yang pasif. (Severin&Takard,1999:300)

Khalayak adalah sekumpulan individu yang mengharapkan sesuatu dari komunikasi yang menerpa mereka dan cenderung untuk menyeleksi semua yang dirasa berguna bagi dirinya. Disini audiens merupakan kumpulan individu yang menuntut sesuatu dari komunikasi yang menerpa mereka dan cenderung untuk memilih semua yang dirasa berguna baginya serta membuang segala yang mereka anggap tidak penting atau tidak sesuai dengan keinginan mereka. Pernyataan ini erat kaitannya dengan teori Uses and Gratifications yang menyatakan bahwa khalayak sebenarnya aktif dan selektif, kepuasan khalayak terhadap suatu program tertentu berkaitan dengan harapan dan kebutuhan audiensnya terhadap program tersebut.

Dari uraian diatas peneliti akan menggunakan teori Uses and Gratifications secara umum lebih melihat pada apa yang dilakukan khalayak terhadap media. Dalam pengertian ini dapat dikatakan bahwa audiens menggunakan media karena adanya motif-motif atau kebutuhan tertentu dalam dirinya. Untuk memuaskan kebutuhannya tersebut maka audiens berusaha aktif untuk mencari media yang dapat memberikan kepuasan bagi kebutuhannya. Semakin audiens merasa dipuaskan, maka sering pula ia menggunakan media tersebut.
Frank Bioca mengungkapkan 5 karakteristik audiens yang aktif yaitu :
  1. Selectivity : Audiens yang aktif melakukan pertimbangan dan seleksi untuk menentukan media yang akan mereka gunakan.
  2. Utilarinism : Audiens yang aktif menggunakan media untuk memenuhi kebutuhan-kebutuhannya dan mencapai tujuan mereka.
  3. Intentionality : Menunjukkan bahwa salah satu kegunaan media adalah memberi kepuasan.
  4. Involvement of Effort : Audiens mengkuti dan berpikir dengan aktif dan aktif menggunakan media.
  5. Impervious to Influence : Khalayak atau audiens tidak mudah di persuasi oleh media tunggal. (Littlejhon,1999:377)

Harapan dan motif itulah yang melatar belakangi penggunaan media massa untuk memenuhi kebutuhannya. Jika program informasi tertentu mampu memenuhi harapan khalayak maka kepuasan pun akan tercipta. Namun jika audiens merasa tidak puas dengan program tertentu, maka mereka pun akan mencari kepuasan dari suatu program lainnya.
Berdasarkan uraian tersebut diatas maka peneliti tertarik untuk meneliti apakah audiens mendapatkan kepuasan dari menonton program acara Hitam Putih peneliti juga akan mencari tahu ada atau tidaknya kesenjangan antara kebutuhan yang di inginkan dengan kepuasan yang didapatkan khalayak dari menonton acara Hitam Putih.
Kepuasan yang didapatkan khalayak dalam menggunakan media dapat diukur dengan dua konsep dalam teori Uses and Gratification, yaitu Gratification Sought dan Gratification Obtained. Gratification Sought adalah motif menggunakan media, sedangkan Gratification Obtained adalah kepuasan nyata yang diperoleh setelah audiens menggunakan media massa. Dengan kata lain, Gratification Sought merupakan motif yang melatarbelakangi individu dalam menggunakan  media massa. Sedangkan Gratification Obtained merupakan kepuasan yang diperoleh individu setelah menggunakan media massa. Dari dua konsep ini terdapat kesenjangan yang dapat mendeskripsikan kepuasan yang diperoleh individu setelah menggunakan media tertentu.
Pada penelitian ini, obyek yang akan diteliti adalah warga desa Rangkah Kidul Sidoarjo yang menyaksikan acara Hitam Putih dengan kualifikasi remaja laki-laki dan para ibu rumah tangga.
B.    Rumusan Masalah
Dari latar belakang permasalahan diatas dapat ditarik permasalahan sebagai berikut :
-    Apakah ada kepuasan bagi penonton dalam menonton program acara Hitam Putih di Trans 7 ?

C.    Tujuan Penelitian
Untuk mengetahui kepuasan penonton dalam menonton program acara Hitam Putih di Trans 7 ?

D.    Manfaat Penelitian
1.    Manfaat Praktis
Memberikan masukan bagi pihak televisi mengenai motif apa saja yang mendasari pemilihan program acara Hitam Putih dan selanjutnya memberikan gambaran tentang kesenjangan antara kepuasan yang dicari dan kepuasan yang didapatkan penonton pada acara Hitam Putih. Kedua hal penting tersebut diharapkan dapat menjadi sebuah bahan pertimbangan bagi pihak Trans 7 atau media televisi lainnya, untuk membuat dan atau mengemas suatu program acara Entertainment khususnya terkait dengan format dan content yang lebih baik dan memuaskan lagi.
2.    Manfaat Teoritis
Untuk mengetahui lebih jauh aplikasi dan teori-teori komunikasi yang digunakan dalam situasi dan konteks penelitian ini, dimana nantinya diharapkan dapat memberikan masukan bagi disiplin ilmu komunikasi.

3.    Manfaat Akademis
Untuk memberikan informasi terhadap masyarakat tentang kehidupan sehari-hari dan seluk beluk mengenai kehidupan para aris bintang tamu atau narasumber dalam program acara.

E.    Tinjauan Pustaka
1.    Kerangka Teori
A.    Pengertian Komunikasi secara umum
Komunikasi adalah hubungan kontak antar manusia baik secara individu maupun secara kelompok dakam kehidupan sehari-hari atau tidak berkomunikasi adalah bagian dari kehidupan manusia itu sendiri. Sejak manusia dilahirkan manusia sudah berkomunikasi dengan lingkungannya. Selain itu komunikasi juga diartikan pula sebagai hubungan atau dapat diartikan lain saling bertukar pikiran atau pendapat.

Willbur Schramm : Apabila kita mengadakan komunikasi maka kita harus mewujudkan persamaan antara kita dengan orang lain. Kita mengetahui bahwa pada dasarnya komunikasi itu adalah proses. Suatu proses komunikasi bersifat dinamis, tidak statis. (Widjaja, 2000:26)

Carl I. Hovland : komunikasi adalah suatu proses dimana seseorang memindahkan perangsang yang biasanya berupa lambang kata-kata untuk mengubah tingkah laku orang lain. Jadi, dengan demikian komunikasi itu adalah persamaan pendapat, dan untuk kepentingan itu seseorang harus mempengaruhi orang lain atau lawan bicaranya terlebih dahulu sebelum orang lain itu berpendapat, bersikap, dan bertingkah laku yang sama dengan kita. (Widjaja, 2000:26-27)
B.    Unsur-unsur Komunikasi
Apabila kita berbicara tntang komunikasi, maka pikiran kita akan selalu terarah kepada unsur-unsur komunikasi sebagai berikut :
a.    Sumber
Sumber adalah dasar yang digunakan dalam penyampaian pesan dan digunakan dalam usaha rangka memperkuat pesan itu sendiri. Sumber berupa orang, lembaga, buku, media, dan atau dokumen.
b.    Komunikator
Setiap orang ataupun kelompok dapat menyampaikan pesan-pesan komunikasi itu sebagai proses, dimana komunikator dapat menjadi komunikan dan sebaliknya.
c.    Pesan
Pesan adalah keseluruhan isi dari apa yang disampaikan oleh komunikator. Pesan ini mempunyai inti pesan (tema) yang sebenarnya menjadi pengarah di dalam usaha mencoba mempersuasi atau mempengaruhi dan mengubah sikap serta tingkah laku komunikan.

d.    Channel/saluran
Channel adalah saluran penyampaian pesan, biasanya juga disebut sebagai media. Media komunikasi dapat dikategorikan dalam dua bagian :
  • Media umum : ialah media yang digunakan oleh segala bentuk komunikasi. Contohnya; radio dan sebagainya.
  • Media massa : adalah media yang digunakan untuk komunikasi massal. Disebut demikian karena sifatnya yang massal misalnya; pers, radio, film, televisi.
e.    Efek
Efek adalah hasil akhir dari suatu komunikasi, yang sikap dan tingkah laku seseorang sesuai atau tidaknya dengan apa yang kita inginkan apabila sikap dan tingkah laku orang lan itu sesuai, maka berarti berhasil, demikian juga sebaliknya. Efek ini sesungguhnya dapat dilihat dari : personal opinion, public opinion, majority opinion (Widjaja, 2000:30-38)

C.    Teori Uses and Gratification dan Khalayak Aktif
Khalayak adalah organisme yang aktif mengorganisasikan stimuli dan menuntut sesuatu dari komunikasi yang menerpa mereka, bukan sekadar penerima yang pasif. Khalayak juga dapat didefinisikan sebagai kumpulan individu yang mengharapkan sesuatu dari komunikasi yang menerpa mereka dan cenderung untuk menyeleksi semua yang dirasa berguna bagi dirinya. Dalam penelitian media massa, terdapat dua konsep khalayak, yaitu khalayak aktif dan khalayak pasif. Audiens pasif adalah khalayak yang mudah dipengaruhi secara langsung oleh media, sedangkan audiens aktif melihat khalayak lebih membuat keputusan tentang bagaimana menggunakan media.
Dalam pengertian khalayak aktif juga terdapat pemahaman bahwa khalayak juga bersifat selektif terhadap terpaan media massa. Perilaku selektif adalah kecenderungan khalayak untuk membuka dirinya atau menghadiri isi pesan media massa sesuai dengan perilaku mereka sebelumnya. Dengan selektifitas ini, terjadi sebuah proses keterlibatan seleksi non random dari satu atau lebih perilaku, persepsi ataupun kognitif hal lain yang berhubungan dengan media. Khalayak aktif dan selektif ini didasari pada asumsi bahwa setiap individu memiliki motif-motif dan harapan-harapan tertentu dalam mengkonsumsi media massa. Oleh karena itu, jika program informasi tertentu mampu memenuhi harapan khalayak maka kepuasan pun tercipta. Namun jika audiens merasa tidak puas dengan program tertentu, maka mereka pun akan mencari kepuasan dari suatu program lainnya.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar